hikam az-zigurat

hikam az-zigurat

Minggu, 25 November 2012

Analisa Laporan Keuangan PT. Unilever Tbk.


BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang.
Informasi keuangan disajikan dalam bentuk laporan keuangan.Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas.Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan,kinerja keuangan,dan arus kas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan.
Laporan Keuangan adalah sebuah laporan yang diterbitkan oleh perusahaan bagi pemakai laporan keuangan.Laporan ini memuat laporan keuangan dasar dan juga analisis manajemen atas operasi tahun lalu dan pendapat mengenai prospek-prospek perusahaan di masa yang akan datang. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi serta media penting yang digunakan oleh para pengelola perusahaan dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Laporan keuangan perusahaan lazim diterbitkan secara periodik, bisa tahunan, semesteran, triwulan, bulanan bahkan bisa harian. Laporan keuangan ini sudah menjadi kebutuhan para pengusaha, investor, bank, manajemen, pemerintah maupun pelaku pasar modal. Laporan keuangan sudah menjadi kebutuhan utama pihak-pihak tersebut dalam proses pengambilan keputusannya. Karena laporan keuangan bersifat  historis yang menyajikan informasi tentang apa yang telah terjadi, sehingga timbul kesenjangan kebutuhan informasi. Analisis laporan keuangan digunakan untuk membantu mengatasi kesenjangan tersebut, dengan cara mengolah kembali laporan keuangan, sehingga dapat membantu para pengambil keputusan melakukan prediksi prediksi.



BAB II
PERUMUSAN MASALAH

1.1 Perumusan Masalah

Adapun perumusan masalah dari makalah ini antara lain :

1)      Sudah sesuaikah laporan keuangan PT.Unilever Indonesia Tbk dengan analisis laporan keuangan yang baku?
2)      Apa saja perbedaan yang ada pada laporan keuangan PT,Unilever Indonesia Tbk?


1.2 Tujuan

Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah :

1)      Untuk mengetahui perbedaan laporan keuangan yang ada.
2)      Guna memenuhi tugas Akuntansi Keuangan 1



BAB III
PEMBAHASAN

1.1           Profil Perusahaan.
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan") didirikan pada tanggal 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s Zeepfabrieken N.V. dengan akta No. 23 oleh Tn. A.H. van Ophuijsen, notaris di Batavia, disetujui oleh Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No.14 tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 Desember 1933, dan diumumkan dalam Javasche Courant tanggal 9 Januari 1934, Tambahan No. 3.
Nama Perseroan diubah menjadi "PT Unilever Indonesia" dengan akta No. 171 tanggal         22 Juli 1980 dari notaris Ny. Kartini Muljadi, S.H.. Selanjutnya perubahan nama Perseroan menjadi "PT Unilever Indonesia Tbk", dilakukan dengan akta notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H., No. 92 tanggal 30 Juni 1997. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-1.049HT.01.04 TH.98 tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 39 tanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2620.
Kegiatan usaha Perseroan meliputi bidang produksi, pemasaran dan distribusi barang-barang konsumsi yang meliputi sabun, deterjen, margarin, makanan berinti susu, es krim, produk–produk kosmetik, minuman dengan bahan pokok teh dan minuman dengan sari buah.

1. 2.  Laporan Keuangan
Pada mulanya laporan keuangan bagi suatu perusahaan hanyalah sebagai  ”alat penguji” dari pekerjaan bagian pembukuan, tapi dalam perekonomian modern ini laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji saja tetapi juga sebagai dasar untuk dapat menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan tersebut, serta merupakan media penting bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses pengambilan keputusan ekonomis. Jadi untuk mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan serta hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut perlu adanya laporan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Laporan keuangan merupakan obyek dari analisis terhadap laporan  keuangan. Laporan keuangan menurut S. Munawir (2002) adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut. Menurut Dwi Prastowo D. dan Rifka Julianti (2002) laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi penting yang digunakan oleh para pengelola organisasi dalam pengambilan keputusan masa yang akan datang. Jadi dapat disimpulkan bahwa Laporan Keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan yang menjadi salah sumber penting dalam berkomunikasi antara data keuangan dan aktivitas organisasi yang kemudian dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi di masa yang akan datang.

1.3Hasil Analisa.
Berdasarkan laporan PT.Unilever Indonesia Tbk diatas bahwa PT.Unilever Indonesia Tbk. sudah menggunakan laporan keuangan secara benar dan sudah mencakup semua aspek yang tertera pada aturan-aturan dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, penyusunan laporan keuangan. Dalam laporan keuangan PT.Unilever Indonesia Tbk sudah tercantum,
1.                  Jumlah asset baik lancar maupun tidak lancar
2.                  Jumlah kewajiban dan equitas
3.                  Total penjualan bersih
4.                  Laba rugi
5.                  Perubahan equitas
6.                  Laporan arus kas
Dalam proses perhitungan neraca sudah sesuai dengan metode susunan laporan keuangan yang seharusnya.
Dalam laporan keuangan PT.Unilever tidak tercantum berapa besarnya laba yang ditahan ,hanya tercantum besarnya laba usaha , laba sebelum pajak penghasilan, dan pajak sebelum hak minoritas.




BAB III
PENUTUP

1.1. Kesimpulan
 Dari hasil laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk 2010 , dapat diambil kesimpulan bahwa hasil laporan Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk telah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.



DAFTAR PUSTAKA

Dwi Prastowo D. dan Rifka Juliaty. 2002. Analisis Laporan Keuangan Konsep dan Aplikasi. Cetakan Kedua (Revisi). Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
S. Munawir. 2002. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Keempat, Cetakan Ketiga belas. Yogyakarta: LIBERTY YOGYAKARTA.
Prof. Dr. Baridwan, Zaki M.Sc., Akt. 2010. Intermediate Accounting Edisi Kedelapan, Cetakan Ketiga. Yogyakarta : BPFE YOGYAKARTA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar