hikam az-zigurat

hikam az-zigurat

Rabu, 12 Desember 2012

menghitung Harga Jual




MENGHITUNG HARGA JUAL DENGAN METODE NORMAL PRICING PADA KEDAI ES TELER “CHA-CHA“.

Es teler adalah minuman es berisi potongan buah alpukat, kelapa muda, nangka, dan santan kelapa encer dengan pemanis berupa sirup susu kental manis. Es yang dipakai bisa berupa es serut atau es batu..
Kedai tenda sederhana dengan nama Es Teler “ Cha-Cha”  ini merupakan usaha  yang langsung saya tangani sendiri bersama teman-teman kuliah yang di rintis sejak tahun 2010, kami biasa berjualan berada di pusat kota bandung tepatnya di sekitaran taman gasibu. Dalam pemasaran produk ini sangan mudah dengan segmen pasar yang dituju adalah para anak muda yang sering kumpul-kumpul.
Dalam menetapkan setrategi harga sangat penting terutama untuk menjaga penjualan di pasar dan kita juga harus menyesuaiakan isi kantong para anak muda sehingga harga yang dipatok tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah untuk itu dalam menentukan harga jual itu sangat riskan demi keberlangsungan usaha. Maka dari itu kami mencoba perhitungan dengan menggunakan metode normal pricing dalam nmenentukan harga jual di pasaran.

Investasi

Investasi
Nilai (Rp)
etalase
Toples berbagai ukuran
Pisau
Serutan es
Termos es
Peralatan makan & minum
Meja dan kursi
Peralatan lain
2.000.000
200.000
30.000
100.000
100.000
500.000
300.000
100.000
Total Investasi
3.330.000

Berikut ini adalah perhitungan yang kita buat semoga bermanfaat bagi anda semua yang ingin mencoba membuat usaha es teller. 


Biaya Operasional yang di keluarkan :

Biaya
Nilai (Rp)
Biaya tetap :
Penyusutan etalase 1/48 x Rp 2.000.000
Penyusutan toples 1/36 x Rp 200.000
Penyusutan pisau 1/36 x Rp 30.000
Penyusutan serutan es 1/48 x Rp 100.000
Penyusutan termos es 1/36 x Rp 100.000
Penyusutan peralatan makan 1/36 x Rp 200.000
Penyusutan meja dan kursi 1/48 x Rp 300.000
Penyusutan peralatan lain 1/36 x Rp 100.000

41.666
5.555
833
2.083
2.777
5.555
6.250
2.777
Total Biaya Tetap
67.496
Biaya variabel :
Alpukat (5 x Rp 8.000/kg x 30 hari)
Nangka (2 x Rp 10.000/kg x 30 hari)
Kelapa muda (8 x Rp 4.000/butir x 30 hari)
Kolang - kaling (2 x Rp 5.000/kg x 30 hari)
Susu kental manis (3 x Rp 6.000/kaleng x 30 hari)
Gula pasir (2 x Rp 5.000/kg x 30 hari)
Es batu (Rp 10.000/hari x 30 hari)
Pembungkus plastik (Rp 5.000/hari x 30 hari)
Sewa tempat
Retribusi  

1.200.000
600.000
960.000
300.000
540.000
300.000
300.000
150.000
500.000
50.000
Total Variabel
4.900.000
Total Biaya Operasional
4.967.496

Perhitungan :
Total biaya tetap                                                         Rp.      67.496
Laba yang diinginkan  10% x  4.967.496                             496.750
                                    Total                                                   564.246
Biaya variable                                                                    4.900.000
Mark up                                                                       11,5 %
Harga jual =
Total biaya variable                             Rp. 4.900.000
Mark up: 11,5% × 4.900.000                        563.500
Total harga jual                                           5.463.500
Volume produksi                                           700.000
                        Harga jual/porsi           Rp.      7.805



Minggu, 25 November 2012

Analisa Laporan Keuangan PT. Unilever Tbk.


BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang.
Informasi keuangan disajikan dalam bentuk laporan keuangan.Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas.Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan,kinerja keuangan,dan arus kas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan.
Laporan Keuangan adalah sebuah laporan yang diterbitkan oleh perusahaan bagi pemakai laporan keuangan.Laporan ini memuat laporan keuangan dasar dan juga analisis manajemen atas operasi tahun lalu dan pendapat mengenai prospek-prospek perusahaan di masa yang akan datang. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi serta media penting yang digunakan oleh para pengelola perusahaan dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Laporan keuangan perusahaan lazim diterbitkan secara periodik, bisa tahunan, semesteran, triwulan, bulanan bahkan bisa harian. Laporan keuangan ini sudah menjadi kebutuhan para pengusaha, investor, bank, manajemen, pemerintah maupun pelaku pasar modal. Laporan keuangan sudah menjadi kebutuhan utama pihak-pihak tersebut dalam proses pengambilan keputusannya. Karena laporan keuangan bersifat  historis yang menyajikan informasi tentang apa yang telah terjadi, sehingga timbul kesenjangan kebutuhan informasi. Analisis laporan keuangan digunakan untuk membantu mengatasi kesenjangan tersebut, dengan cara mengolah kembali laporan keuangan, sehingga dapat membantu para pengambil keputusan melakukan prediksi prediksi.



BAB II
PERUMUSAN MASALAH

1.1 Perumusan Masalah

Adapun perumusan masalah dari makalah ini antara lain :

1)      Sudah sesuaikah laporan keuangan PT.Unilever Indonesia Tbk dengan analisis laporan keuangan yang baku?
2)      Apa saja perbedaan yang ada pada laporan keuangan PT,Unilever Indonesia Tbk?


1.2 Tujuan

Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah :

1)      Untuk mengetahui perbedaan laporan keuangan yang ada.
2)      Guna memenuhi tugas Akuntansi Keuangan 1



BAB III
PEMBAHASAN

1.1           Profil Perusahaan.
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan") didirikan pada tanggal 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s Zeepfabrieken N.V. dengan akta No. 23 oleh Tn. A.H. van Ophuijsen, notaris di Batavia, disetujui oleh Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No.14 tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 Desember 1933, dan diumumkan dalam Javasche Courant tanggal 9 Januari 1934, Tambahan No. 3.
Nama Perseroan diubah menjadi "PT Unilever Indonesia" dengan akta No. 171 tanggal         22 Juli 1980 dari notaris Ny. Kartini Muljadi, S.H.. Selanjutnya perubahan nama Perseroan menjadi "PT Unilever Indonesia Tbk", dilakukan dengan akta notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H., No. 92 tanggal 30 Juni 1997. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-1.049HT.01.04 TH.98 tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 39 tanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2620.
Kegiatan usaha Perseroan meliputi bidang produksi, pemasaran dan distribusi barang-barang konsumsi yang meliputi sabun, deterjen, margarin, makanan berinti susu, es krim, produk–produk kosmetik, minuman dengan bahan pokok teh dan minuman dengan sari buah.

1. 2.  Laporan Keuangan
Pada mulanya laporan keuangan bagi suatu perusahaan hanyalah sebagai  ”alat penguji” dari pekerjaan bagian pembukuan, tapi dalam perekonomian modern ini laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji saja tetapi juga sebagai dasar untuk dapat menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan tersebut, serta merupakan media penting bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses pengambilan keputusan ekonomis. Jadi untuk mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan serta hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut perlu adanya laporan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Laporan keuangan merupakan obyek dari analisis terhadap laporan  keuangan. Laporan keuangan menurut S. Munawir (2002) adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut. Menurut Dwi Prastowo D. dan Rifka Julianti (2002) laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi penting yang digunakan oleh para pengelola organisasi dalam pengambilan keputusan masa yang akan datang. Jadi dapat disimpulkan bahwa Laporan Keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan yang menjadi salah sumber penting dalam berkomunikasi antara data keuangan dan aktivitas organisasi yang kemudian dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi di masa yang akan datang.

1.3.  Hasil Analisa.
Berdasarkan laporan PT.Unilever Indonesia Tbk diatas bahwa PT.Unilever Indonesia Tbk. sudah menggunakan laporan keuangan secara benar dan sudah mencakup semua aspek yang tertera pada aturan-aturan dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, penyusunan laporan keuangan. Dalam laporan keuangan PT.Unilever Indonesia Tbk sudah tercantum,
1.                  Jumlah asset baik lancar maupun tidak lancar
2.                  Jumlah kewajiban dan equitas
3.                  Total penjualan bersih
4.                  Laba rugi
5.                  Perubahan equitas
6.                  Laporan arus kas
Dalam proses perhitungan neraca sudah sesuai dengan metode susunan laporan keuangan yang seharusnya.
Dalam laporan keuangan PT.Unilever tidak tercantum berapa besarnya laba yang ditahan ,hanya tercantum besarnya laba usaha , laba sebelum pajak penghasilan, dan pajak sebelum hak minoritas.




BAB III
PENUTUP

1.1. Kesimpulan
 Dari hasil laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk 2010 , dapat diambil kesimpulan bahwa hasil laporan Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk telah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.



DAFTAR PUSTAKA

Dwi Prastowo D. dan Rifka Juliaty. 2002. Analisis Laporan Keuangan Konsep dan Aplikasi. Cetakan Kedua (Revisi). Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
S. Munawir. 2002. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Keempat, Cetakan Ketiga belas. Yogyakarta: LIBERTY YOGYAKARTA.
Prof. Dr. Baridwan, Zaki M.Sc., Akt. 2010. Intermediate Accounting Edisi Kedelapan, Cetakan Ketiga. Yogyakarta : BPFE YOGYAKARTA.

Proses Akuntansi


Rabu, 19 September 2012

AKU MAHASISWA, AKU JUGA MANUSIA


kalimat yang sekarang ada dibenakku…
“inginku segera meninggalkan dunia ini…dunia seorang mahasiswa”
aku tak mengingkari kalau lah dari dunia ini (baca: dunia mahasiswa) belajar banyak hal. Bahkan sangatlah banyak……..
Mengingatkanku pada sosok mahasiswa baru yang di tahun pertama kuliahnya terus saja mempertanyakan apa saja yang seharusnya dilakukan oleh seseorang yang berlabelkan “Mahasiswa”.
dan ALLAH bersama waktu-NYA menuntut ia menemukan satu per satu jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya ketika itu. Melalui orang-orang di sekitarnya, melalui aktivitasnya, melalui organisasi-organisasi yang ia ada di dalamnya, dan melalui amanah-amanah yang diletakan di pundaknya.
satu hal yang pasti tugas mahasiswa “seharusnya” bukanlah hanya belajar dalam konteks jurusan yang ia tekuni. Mahasiswa punya amanah yang jauh lebih besar dari itu. Meskipun tetap dalam konteks “BELAJAR”.
Mahasiswa, mau tidak mau adalah sebuah gelar istimewa karena tidak semua anak Indonesia bisa mendapatkannya. Padahal ” mencerdaskan kehidupan bangsa” adalah cita-cita negeri ini. Hak dari semua anak Indonesia. Tapi, ALLAH hanya mentakdirkan sebagian dari anak Indonesia saja yang mendapatkannya. dan kalian adalah harapan dari sebagian yang lain.
wahai,,,para mahasiswa …sadarkah kalian ..kalau lah biaya kuliah kalianpun di tanggung oleh rakyat ini..lalu…lalu apa yang bisa kalian berikan untuk mereka..????
KAMPUS, tempat belajar banyak hal. miniatur masyarakat yang sesungguhnya. aku bertemu dan kenal banyak orang di tempat ini. tentu dengan karakternya masing-masing. di tempat ini lah seharusnya kita belajar dengan optimal, memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia.
>>>>>>>>>>>>>>>.
apa itu manajemen waktu?apa itu amanah? apa itu tanggungjawab? apa itu kekeluargaan? apa itu pertemanan? apa itu kekecewaan? apa itu kebanggaan? apa itu kepuasan? apa itu tawa? apa itu air mata? apa itu lelah? apa itu pengorbanan? apa itu regenerasi? apa itu kewajiban? apa itu uang? apa itu? apa itu? dan apa itu?
itu lah sebagian kecil dari semua tanya yang tercipta dalam otakku..
dan semua pertanyaan-pertanyaan itu perlahan terjawablah sudah…
>>>>>>>>>>
“Siapa itu Mahasiswa?”
mahasiswa sebagai penuntut ilmu.
mahasiswa sebagai organisator.
mahasiswa sebagai da’i.
mahasiswa sebagai seorang pemimpin.
mahasiswa sebagai generasi penerus.
mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat.
mahasiswa sebagai santri.
mahasiswa sebagai pekerja.
mahasiswa sebagai…….??? (masih ada begitu banyak jawaban yang seharusnya mampu di tuliskan oleh seseorang yang menyanang gelar “Mahasiswa”)
>>>>>>
dari dunia ini…aku rasa…sudah ku temukan semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu. aku katakan..ALLAH begitu menyayangi ku…Ia tahu apa-apa yang tersimpan atau bahkan hanya terlitas di hati…Ia lah yang menjawab semua pertanyaanku dengan caranya…Ia lah yang mengabulkan segala harapan ku…Ia lah yang menghadirkan kebahagiaan dalam hari-hari ku…dan Ia pun lah yang telah menyeka setiap tetesan air mata yang pernah hadir.
dan di saat ini…aku berharap ….Aku ingin segera lulus dari dunia ini..
dunia yang telah banyak memberiku kesempatan untuk belajar…
klo pun aku akan memasuki dunia ini lagi..mungkin tidak di kampus yang sama…terlalu banyak kenangan dan catatan yang telah tertulis di kampus ini…
ada kekecewaan yang terkadang memasak untuk menyeruak…tapi terus aku tahan dengan kebahagiaan2 yang pernah aku dapat…dan tak jarang semua itu membuatku sesak…
Dan itu mungkin karena ambisi atau idealisme ku…yang (terkadang) sulit untuk aku kendalikan. melihat yang tak seharusnya…melihat amanah-amanah yang tak mampu ku tunaikan dengan optimal…melihat orang-orang hanya mau di mengerti dan di perhatikan..tanpa pernah mencoba untuk melakukan yang sebaliknya….melihat orang-orang yang tampak tenang-tenang saja…padahal sangat tahu jelas…klo amanahnya tak mampu ia tunaikan dengan optimal….
aku tahu kita manusia bukan lah malaikat..manusia tempatnya segala salah dan kekurangan bersemayam…tapi yakinlah…mata manusia pun bisa melihat proses…mata manusia pun bisa melihat usaha…terlebih Sang Maha Melihat….Ia Maha Tahu…atas apa2 yang kamu usahakan…
kejengahan itu lah…yang membuat ingin segera lulus dari dunia ini…
dunia yang dari dalam lubuk hatiku …aku sukai…
ya inilah aku…
aku lah Mahasiswa (dengan sifat manusia yang aku miliki…)

Rabu, 02 Mei 2012


meski kita tak lagi menyatu dalam deburan rindu
tapi qu akan slalu merindukanmu
meski kita tak lagi bahagia dalam gejolak cinta
namun akan selamanya aku menyimpan cerita kita
kau dan aku pernah tertawa
membingkai kenangan yang tak kan terlupa
semua tentang kita adalah keabadian
maaf, jika ke_eg0anku membuat panas di hidupmu
maaf, jika airmataqu membuat kelam di harimu
karena untukku kau adlah satu hal yang tak kan terganti
meski raga ini miliknya
tapi, jiwaku tetap untukmu
meski jiwamu tak mungkin lagi ku sentuh
namun, biarkanlah aku menikmati jiwaku dalam angan bersamamu….
perpisahan tak berarti kehilangan……..
karena diantara kita telah tercipta setumpuk kenangan……….

kesepian Q


Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yng ku harap tiada pernah terjadi

Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku, hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti, arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah, yang dulu pernah aku miliki

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan

Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan

Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan

Sabtu, 14 April 2012

my mind

Kasih,..
betapa telah ku hibahkan seisi hati ini
meskipun tiada mudah tuk di mengerti
bukan nasib yang ku teriaki
bukan karena kodrat daku meratap
sesalnya ku lukiskan
dalam bayangan yang tak sempurna
aku tak mampu menepis gulita
besarnya cintaku
mungkin menembus isi hatimu
namun suram dalam keterpaksaan
yang menjadi idaman
tiada mampu kudapatkan,-